sankelux ×

Filter aktif: pompa air sumur bor panel surya Hapus Filter

On 25-Feb-2019

SANKELUX- Sistem pompa air sumur bor fotovoltaik adalah suatu sistem integrasi elektro-mekanis  yang berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Sistem ini menggunakan energi panas yang ada di sekitar kita, yaitu energi matahari. Sesuai namanya, pompa air sumur bor tenaga surya ini memanfaatkan sinar matahari sebagai tenaga penggeraknya.

Secara garis besar, pompa air sumur bor tenaga surya ini terdiri dari beberapa komponen yang saling terintegrasi satu sama lain yang menghasilkan arus listrik DC (arus listrik searah) saat terhubung dengan sinar matahari untuk memompa air.

Karena sistem ini hanya menggunakan energi matahari, pompa air ini tidak memerlukan biaya yang besar baik untuk operasionalnya, perawatan, hingga penginstalasian awal. Akan tetapi, seperti halnya produk elektronik lainnya, sistem ini bisa saja mengalami beberapa beberapa error atau malfungsi.

Jika hal ini terjadi kepada pompa air sumur bor dirumah Anda, jangan panik. Karena pada dasarnya, sistem pompa air ini sangat mudah dilakukan sendiri mulai dari pemasangan, operasional, dan perawatan.

Berikut ini hal yang belum diperhatikan jika pompa air sumur bor tenaga surya terjadi malfungsi:

 

Tanda-Tanda Malfungsi

Alasan

Caranya

Power light mati

Tombol power masih off

Nyalakan tombol power

 

Koneksi salah atau longgar

Periksa kembali semua koneksi dan kencangkan kembali

 

Kotak controller, solar panel atau baterai terdapat eror

Gunakan hak asuransi yang telah disepakati dengan supplier

 

Kekuatan koneksi terhadap daya utama sangat lemah, kurangdari 2.5 mm

Pilih koneksi ysng lebih dari 11,5 mm²

Light on berkedip

Rotor motor terkunci

Bersihkan debu yang menempel pada tubuh motor

 

Paparan sinar matahari tidak cukup

Jangan paksakan beroperasi, tunggu hingga sinar matahari kembali kuat. Karena lebih baik menyimpan air sampai penuh di penampungan dibandingkan mengisi daya di baterai.

 

Level air melebii kapasitas pompa

Tinggikan posisi pompa air

Lampu indikator terus menyala

Posisi pompa terlalu dibawah kepala pompa

Tunggu hingga permukaan air naik

 

Tidak memiliki sensor air

Pasang sensor ketinggian air sesuai dengan intruksi manual jika perlu. Hubungkan terminal WH ke WC

 

Dari berbagai malfungsi diatas, semuanya bisa dilakukan sendiri bukan? Kecuali untuk poin dimana kerusakan terdapat pada komponen utama, Anda harus meminta bantuan pihak ketiga. Oleh karena itu, pastikan supplier Anda terpercaya dan memberikan garansi yang jelas seperti tim kami www.sankelux.com

On 7-Des-2018

SANKELUX- Setiap sumur bor memiliki kedalaman yang berbeda-beda, biasanya disebabkan oleh lokasi pembangunan sumur. Alasan kenapa lokasi menentukan kedalaman sumur bor ideal ialah karena kondisi tanah atau kontur yang berbeda.

Perbedaaan kedalaman sumur bor ini tentunya berpengaruh kepada pompa air yang digunakan. Termasuk untuk pompa air sumur bor tenaga surya, harus tepat dan sesuai dengan kondisi kedalaman sumber air.

Ada beberapa jenis pompa air sumur bor tenaga surya tergantung bagaimana mereka diklasifikasikan. Tetapi, utamanya ada 2 jenis pompa air sumur bor tenaga surya jika dilihat dari tingkat kedalamannya.

1.       1. Submersible Pumps

Seperti namanya, ‘submersible’ yang berarti menyelam. Pompa ini pun sifatnya seperti menyelam, yaitu dengan di tempatkan jauh di bawah permukaan tanah dan terendam air. Kepala hisap dari jenis pompa  ini berada lebih dari 10 meter. Alat ini dapat memompa hingga 500-1000 galon per hari dan dapat mengangkat hingga kedalaman 20 kaki. Instalasi pompa ini dilakukan dengan menggali sumur bor, yang mengarah ke peningkatan biaya instalasi dan pemeliharaan. Pompa ini membutuhkan perawatan setiap 2 hingga 4 tahun.

2.       2. Surface Pumps

Permukaan pompa jenis ini mudah untuk dikenali, cirinya adalah pompa ini keluar dari air alias tidak terendam. Pompa jenis surface dipasang di permukaan air dengan kedalaman kurang dari 10 meter. Karena pompa harus berada di permukaan, pompa ini menjadi lebih mudah untuk diinstalasi dan dilakukan perawatan. Faktor inilah yang yang membuat pompa jenis surface menjadi lebih mahal jika dibandingkan dengan jenis submersible

 Pemilihan jenis pompa air sumur bor tenaga surya ini didasarkan pada tingkat air tanah dan sumber air. Dalam kasus sumur dengan kedalaman lebih dari 10-15 meter, digunakan pompa submersible. Sedangkan untuk jenis surface pumps cocok digunakan untuk sumber air di ruang terbuka, seperti sungai, kolam, dan lain-lain dengan kedalaman air kurang dai 10 meter.

Dengan demikian, dapat disimpulkan jika jenis submersible tepat untuk digunakan di dataran tinggi dengan kedalaman sumber air puluhan meter. Sedangkan untuk wilayah dataran rendah, bisa menggunakan jenis surface. Nah, jenis pompa air sumur bor tenaga surya mana yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Anda?

1
2