sankelux ×

Filter aktif: harga panel surya 500 watt Hapus Filter

On 26-Des-2018

SANKELUX- Sel surya merupakan sebuah perangkat yang mengubah energi sinar matahari menjadi energi listrik dengan proses fotovoltaic atau PV. Untuk mendapatkan tegangan listrik yang besar sesuai keinginan, diperlukan beberapa sel surya yang tersusun secara seri. Mungkin di antara Anda ada yang berfikir bahwa panel surya dengan daya yang rendah, seperti harga solar cell 100 watt tidak dapat ditingkatkan secara penuh. Padahal, Ketika memilih panel surya, ada beberapa faktor lain yang sangat penting untuk dipertimbangkan.

Efisiensi penggunaan dari masing-masing sumber energi listrik alternatif perlu diketahui lebih jauh supaya dalam penggunaannya didapatkan hasil yang maksimal. Efisiensi ini menjadi penting karena dapat membantu Anda dalam memilih perangkat yang tepat untuk sistem panel surya. Untuk area pemasangan yang sempit misalnya, diperlukan efisiensi panel surya yang lebih tinggi, sehingga dapat memaksimalkan produksi daya yang dihasilkan.

1.       Suhu Udara

Tingkat suhu lingkungan akan mempengaruhi kinerja solar panel. Idealnya solar panel akan bekerja maksimal pada temperatur 25°C. Jika suhu semakin meningkat, maka efisiensi kinerja panel surya juga akan menurun. Suhu di wilayah Indonesia sendiri berkisar antara 25-35°C, sehingga panel surya dapat mengalami degradasi efisiensi produksi hingga 10%.

Untuk mengatasi masalah ini, cara pemasangan solar panel lah yang harus diperhatikan. Anda harus memastikan terdapat ruang yang cukup di bawah panel surya, sehingga akan terdapat aliran udara yang akan menurunkan suhu panel surya pada saat suhu udara sedang dalam puncak tertinggi.

 

2.       Posisi Penempatan

Posisi penempatan menjadi hal kedua yang sangat berpengaruh terhadap efisiensi kinerja panel surya. Saat menginstalasi sistem ini, perhatikan lokasi yang paling tepat. Yaitu, lokasi yang tidak memiliki objek penghalang yang dapat menghasilkan bayangan pada panel surya.

Untuk kinerja panel surya terbaik, pastikan lokasi yang berada dari sudut terjauh. Jika terdapat tanaman, sebaiknya pangkas dan rapikan tanaman tersebut, jangan sampai bayangannya menutupi perangkat sistem Anda.

    

3.       Material Penyusun

Panel surya terdiri dari sel surya yang dirangkai dalam bentuk seri dan pararel. Setiap panel surya memiliki rangkaian sel yang berbeda-beda. Bahan pembuatan sel surya pun bermacam-macam, yaitu:

1)      Crystalline: Sebagai generasi pertama, sel surya ini menggunakan material crystalline silicon (C-Si) sebagai bahan dasar dan merupakan jenis panel yang paling banyak digunakan. Variasi crystalline yang sering dijumpai adalah panel surya jenis monocrystalline, polycrystalline dan ribbon silicon.

2)      Thin Film: Sel surya ini merupakan generasi kedua dan menggunakan material yang berbeda dengan crystalline. Thin film dapat membuat panel lebih ringan dan lebih baik dalam menangkap cahaya. Namun, efisiensi konversi energinya masih lebih kecil dibanding crystalline. Walaupun seiring dengan perkembangan teknologi, sel jenis ini telah mampu mencapai efisiensi hingga 28%. Beberapa jenis sel yang menggunakan material ini diantaranya adalah produk seperti polycrystalline silicon on glass dan berbagai jenis gallium.

3)      Multijunction cells: sel surya ini menggunakan thin film sebagai material utama, yang kemudian dibentuk dalam beberapa layer dan digabungkan menjadi satu. Sel jenis ini lebih banyak digunakan untuk aplikasi khusus, misalnya seperti satelit atau alat eksplorasi ruang angkasa.

 

4.       Intensitas Energi

Semakin besar intensitas penyinaran matahari, maka akan semakin tinggi pula kinerja panel surya dan begitu sebaliknya. Secara umum, untuk memaksimalkan penyerapan sinar matahari di Indonesia, terdapat beberapa tips:

1)      Jika lokasi rumah Anda berada di selatan garis khatulistiwa, maka arahkan panel surya 15° ke arah utara.

2)      Jika lokasi rumah Anda berada di utara garis khatulistiwa, maka arahkan panel surya 15° ke arah selatan.

 

5.       Hambatan Listrik Beban

Tegangan listrik yang dihasilkan oleh panel surya tidak akan selamanya stabil. Hal ini dikarenakan produksi tegangan bergantung pada tingkat penyinaran radiasi matahari. Ketika dalam waktu ideal (10.00-14.00 WIB), suhu udara, serta langit yang bersih (tanpa awan mendung), maka kinerja panel surya akan maksimal. Namun, pada saat pagi hari atau matahari tertutup awan, tegangan panel surya akan menurun.

Oleh karena itu, turun naiknya tegangan ini harus menjadi perhatian. Idealnya setiap peralatan yang digunakan seperti inverter, memiliki jarak batas kerja yang cukup tinggi. Misalnya, inverter dapat bekerja pada jarak batas (range) 150-800 VDC.

 

Yang harus dipahami adalah efisiensi pada panel surya merupakan salah satu komponen yang perlu diperhitungkan. Namun, bukan penentu utama. Anda mungkin ingin memulai dengan pemasangan berbiaya rendah, misalnya dengan harga solar cell 100 watt. Maka, panel dengan efisiensi tinggi tidak menjadi pilihan.

Namun, jika dengan harga solar cell 100 watt tersebut juga Anda ingin memaksimalkan kinerjanya. Cara-cara diatas dapat diaplikasikan sehingga dapat memaksimalkan produksi daya, dan dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan.

On 23-Nov-2018

SANKELUX- Teknologi yang berkembang sangat cepat, setiap tahunnya. Dengan segala terobosan baru, banyak sekali berbagai kosa kata baru di bidang teknologi yang terkadang dapat membingungkan. Itulah sebabnya, penulis berkeinginan untuk menjelaskan mengenai salah satu komponen terpenting dari komponen energi tenaga surya yang disebut sebagai inverter.

Apa Itu Solar Inverter?

Jika solar panel merupakan jantung dalam sebuah  sistem, maka inverter adalah otak dari keseluruhan sistem tersebut. Pekerjaan utama sebuah inverter adalah mengubah daya arus langsung yang dihasilkan oleh array solar panel menjadi daya arus bolak-balik yang diubah menjadi tenaga listrik yang kemudian dapat digunakan. Selain itu, peran inverter dewasa  ini telah semakin maju, inverter memungkinkan kita untuk melihat bagaimana kinerja sistem energi tenaga surya. Inverter ini digunakan untuk solar panel berbagai macam daya, mulai dari 100 watt hingga harga panel surya 5000 watt.

Memilih Inverter Yang Tepat

Tidak semua inverter dibuat untuk kegunaan yang sama. Beberapa diantaranya, ada yang jauh lebih efisien daripada jenis inverter yang lain. Hal ini dapat mempengaruhi seluruh output sistem tenaga surya Anda dan berpotensi lebih hemat. Ada tiga jenis inverter panel surya yang cocok untuk rumah tangga:

1.       1. Inverter Tradisional, atau disebut off grid inverter

Bekerja dengan menggunakan sumber listrik backup battery yang dihasilkan dari sistem solar panel dan menggantikan saat jaringan listrik dari penyedia utama padam. Inventer ini bekerja layaknya UPS hanya saja ada tambahan solar charge dari tenaga matahari.

2.      2. On Grid Inverter

Inverter ini bekerja secara langsung dari sistem solar panel tanpa melalui sumber backup, dan juga dapat digunakan secara bersamaan dengan penyedia jaringan listrik utama, sehingga dapat mengurangi beban tagihan listrik. Sistem inverter ini dapat bekerja secara sinkron dan otomatis berbagi beban dengan PLN sebagai backup.

3.       3. Backup Solar Inverter

Inverter ini memiliki kemampuan untuk melakukan charge dan discharge baterai dalam sebuah komponen yang sama. Secara fungsi, inverter ini tidak berbeda dengan kedua inverter sebelumnya namun untuk pemasangannya sama dengan jenis inverter kedua. Yaitu dipasang dibalik solar panel. Jenis inverter ini sering disebut dengan smart inverter atau hybrid inverter. Inverter ini cocok digunakan untuk berbagai  kondisi wilayah, mulai dari pedesaaan hingga perkotaan.

Ketiga jenis inverter ini dapat di pasangkan dengan solar panel berbagai macam daya. Bahkan untuk harga panel surya 5000 watt, ketiga inverter diatas akan sangat bagus. Tergantung pada keefisienan yang diharapkan. 

On 13-Sep-2018

SANKELUX – Panel surya dalam kehidupan sehari-hari semakin banyak digunakan oleh masyarkat Indonesia. Alat yang berfungsi untuk mengubah cahaya menjadi listrik ini memiliki manfaat yang tidak terbatas, mulai dari penggunaan sejumlah energi yang tidak terbatas, tidak menimbulkan polusi yang membahayakan lingkungan, dapat diaplikasikan dari kapasitas kecil maupun besar, dan harga panel surya 500 watt yang terjangkau.

Sistem kerja panel surya sendiri sangatlah sederhana. Biasanya, panel surya yang berukuran kecil diletakkan di atap rumah atau bagian yang terpancar sinar matahari. Setelah itu, listrik akan disimpan di baterai  supaya dapat digunakan selama seharian atau 24 jam. Berikut fungsi panel surya yang dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pembangkit energi listrik. Panel surya sudah tentu memiliki fungsi dasar sebagai pembangkit listrik yang mengubah energi surya menjadi energi listrik. Adapun caranya dapat dilakukan dengan dua tipe, yaitu secara langsung menggunakan fotovoltaik dan secara tidak langsung dengan pemusatan energi surya. Maksud dari fotovoltaik sendiri adalah mengubah secara langsung energi cahaya menjadi listrik dengan menggunakan efek fotoelektrik.

Pompa air. Ternyata panel surya bukan hanya berfungsi sebagai pembangkit listrik, melainkan juga dapat diaplikasikan untuk menghidupkan sirkulasi air. Penggunaan panel surya ini dimanfaatkan untuk tenaga penggerak dengan sinar matahari. Cara ini biasanya digunakan oleh daerah yang masih pedalaman atau yang sulit dijangkau oleh listrik dari PLN. Selain hemat ketersediaan bahan bakar, dengan panel surya, Anda juga hemat biaya energi penggerak. Apalagi harga panel surya 500 watt yang butuh pengeluaran di awal saja.

Sistem ventilasi. Siapa bilang warga yang ada di kota tidak bisa memanfaatkan panel surya dalam kehidupan sehari-hari. Anda dapat memanfaatkan alat pembangkit listrik ini untuk kipas-kipas ventilasi yang ada di rumah. Tentu ada banyak ventilasi yang Anda gunakan di rumah, seperti exhaust fan kamar mandi atau dapur, kipas lantai, atau kipas langit yang beroperasi hampir setiap hari. Dengan penggunaan energi surya Anda dapat mencari harga panel surya 500 watt yang terjangkau demi mengurangi tagihan listrik yang setiap tahunnya bertambah mahal.

Lampu Penerangan Jalanan Umum (PJU). Jika Anda memperhatikan lampu PJU, beberapa daerah telah menggunakan panel surya sebagai sumber listriknya. Beberapa dapat Anda temukan pada PJU yang ada di jalan tol, jalan utama, jalan perumahan, halte bis, SPBU, dan banyak lagi. Hal ini tentu sangat efisien dalam mengurangi penggunaan listrik dari listrik PLN. Selain itu, PJU juga sangat cocok untuk daerah yang belum terjangkau listrik PLN atau daerah terpencil. Sehingga, penduduk akan merasa aman ketika pulang tengah malam dan mengurangi tingkat kecelakaan di jalan.  

1
2
3